Sunday, May 20, 2012



JAKARTA – Staf Khusus Presiden Bidang Informasi Heru lelono menilai disebut-sebutnya nama Ani Yudhoyono untuk maju sebagai presiden, lantaran belum ada sosok yang pantas menggantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ditahun 2014 mendatang.

“Mungkin ada ketakutan tejadi 2014 dan belum ada yang pantas jadi presiden,” kata  Heru saat berbincang dengan okezone, Minggu (20/5/2012).

Saat terakhir kampanye, lanjut Heru, tahun 2009 lalu di Jogja saya diminta ikut kampanye. Pada waktu di Jogja saya ikut rapat partai demokrat dan SBY mendengarkan paparan lembaga survey. Waktu itu dijelaskan bahwa elekbilitas SBY lebih 80 persen.

“Saat saya ditanya beliau (SBY) bagaimana? karena saya mendampingi saya senang. Disisi lain sebagai rakyat saya khawatir dan kecewa, karena rakyat Indonesia tak memilih banyak pilihan,” tukasnya.

Lebih lanjut Heru menuturkan bahwa Ani Yudhoyono tak memiliki keinginan untuk maju sebaagai calon presiden (capres) 2014 mendatang.

“Tidak akan, beliau (Ani Yudhoyono) mengatakan tidak. Saya tidak pernah meragukan konsistensi Ibu Ani dan pak SBY,” tukasnya.

Sebelumnya Ketua Divisi Informasi dan Komunikasi Publik Partai Demokrat, Andi Nurpati, mengatakan Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono sangat layak diusung karena cukup dikenal publik.

"Siapapun boleh saja mengusulkan capres untuk diusung PD. Peluang beliau (Ani) terbuka untuk dicalonkan. Nama beliau sangat populer di masyarakat," kata Andi Selasa, 15 Mei lalu.

Sekedar diketahui bahwa Presiden SBY menegaskan istri dan anaknya tak akan maju dalam pemilihan presiden 2014 mendatang.

"Saya tegaskan sekali lagi dan saya juga pastikan istri dan anak saya tidak akan maju dalam pemilihan presiden 2014 mendatang," kata SBY dalam ceramah kepemimpinan pengusaha dan politikus muda Indonesia di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, 9 Juni lalu. 
Posted by Fadli Arvian on 4:32 AM  No comments »

0 comments:

Post a Comment

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Search